Dampak Positif Sertifikat Konsolidasi Tanah ATR/BPN terhadap Ekonomi dan Sosial di Kota Semarang

gebukman | 25 March 2025, 04:07 am | 103 views

Program Konsolidasi Tanah yang dijalankan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapat respon positif dari masyarakat. Salah satu penerima sertifikat di Kabupaten Semarang, Marlisa Ermiati (37), mengungkapkan manfaat besar yang dirasakannya dari program tersebut.

Marlisa menilai bahwa program ini sangat membantunya dalam aspek ekonomi serta berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat.

“Program ini sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan perekonomian kami. Selain itu, kami merasakan kesetaraan sosial yang lebih baik di lingkungan masyarakat,” ujar Marlisa, Senin (24/3/2025).

Ia juga menyampaikan rasa syukurnya atas perubahan besar yang terjadi di tempat tinggalnya berkat program ini. “Seperti mimpi, rasanya sulit dipercaya. Dulu lingkungan kami masih semrawut dan kurang tertata. Sekarang jauh lebih rapi dan teratur,” tuturnya.

Tak hanya itu, Marlisa juga mengapresiasi kemudahan administrasi yang diberikan melalui sertifikat elektronik, terutama bagi warga yang ingin mengajukan pinjaman usaha.

“Jika kami mengurusnya sendiri, mungkin akan memakan waktu bertahun-tahun. Namun, dengan adanya program ini, proses menjadi lebih cepat dan mudah. Terima kasih kepada BPN yang telah peduli terhadap masyarakat kecil seperti kami,” tambahnya.

Pendapat serupa disampaikan oleh Suyanto (45), warga setempat yang juga menerima sertifikat pada Kamis lalu dari Menteri Nusron Wahid. Menurutnya, program Konsolidasi Tanah tidak hanya memberikan kepastian hukum atas tanah, tetapi juga membawa dampak positif terhadap akses infrastruktur di lingkungannya.

“Sebelumnya, tetangga di belakang rumah saya tidak memiliki akses jalan untuk mobil. Alhamdulillah, sekarang sudah ada. Awalnya jalan hanya selebar satu meter, tetapi berkat kesepakatan warga, kami menambahnya menjadi dua setengah meter,” ungkap Suyanto.

Ia juga menyoroti dampak ekonomi yang signifikan akibat program ini. Harga tanah di daerahnya melonjak tajam setelah akses jalan diperbaiki, dan sektor UMKM pun mengalami perkembangan pesat.

“Harga tanah naik drastis, dari sebelumnya hanya Rp300 ribu per meter, kini bisa mencapai Rp1,5 juta per meter,” pungkasnya.

Sumber: https://pekaaksara.com/12347/dampak-positif-sertifikat-konsolidasi-tanah-atr-bpn-terhadap-ekonomi-dan-sosial-di-semarang/

Berita Terkait